Wisata Jogja | Ke Malioboro Yuk

Wisata Jogja | Ke Malioboro Yuk

Saya lahir dan besar di Jogja. Dan sampai sekarang pun saya tetap tinggal di daerah istimewa ini. Hanya saja rumah saya, ada di luar ringroad yang melingkari kota Jogja. Agak pinggiran, sedikit ndeso sih, tetapi masih bisa menjangkau Malioboro dalam waktu 20 menit dengan kendaraan roda dua. Itu normalnya, jika lalu lintas sedang macet, mohon jangan dipertanyakan akan berapa lama, hehe…

Dulu, sekolah menengah saya  tak jauh dari Malioboro, sehingga jalan-jalan menyusuri Malioboro juga sering saya dan teman-teman lakukan. Dan biasanya  kami duduk-duduk di bawah pohon beringin atau pohon palem di depan Gedung Agung, setelah berjalan dari sepanjang Malioboro. Ahh, mengingat masa SMA jadi berasa muda, haha…

Ada lho, yang bilang, belum lengkap ke Jogja, kalau belum berkunjung ke Malioboro. Maka tempat ini menjadi tujuan utama jika berwisata ke Jogja. Dan sekarang saya juga  ingin bercerita tentang Malioboro, tentunya sembari bernostalgia, hehe…

Bagi kamu yang tinggal di Jogja, mungkin sudah tak penting membaca artikel saya ini, sebab bisa jadi sudah setiap hari pergi ke Malioboro. Tetapi bagi yang berasal dari luar, dan ingin pergi ke Jogja, silakan melanjutkan untuk membacanya.

Malioboro itu sebenarnya nama jalan yang sisi kanan dan kirinya adalah pertokoan. Jalan ini sepanjang kurang lebih 2 km. Di depan toko, banyak juga orang berjualan mulai dari batik, assesoris, souvenir, maupun makanan. Intinya disini kamu,bisa belanja apa aja, yang bisa  dibawa pulang  untuk oleh-oleh. Banyak dijual barang-barang khas Jogja disana.

Selain itu, disini juga bisa berwisata kuliner gudeg, terutama pada saat malam hari. Biasanya mulai jam 4 sore, banyak pedagang kaki lima yang menjajakan gudeg dan aneka lauknya.

Kamu juga bisa membeli sate kere alias sate yang bahannya gajih sapi, di trotoar jalan Malioboro ini. Entah siapa yang dulu pertama kali menamainya dengan sate kere, mungkin karena bahannya bukan daging, dan berharga jauh lebih murah, sehingga dinamakan sate kere. Saya cuma menebak aja sih.. hehe..

Lokasi Instagramable

malioboto
foto: dok.pri

 

Hari gini, orang dikit-dikit selfie atau welfie. Ada yang memang hobi fotografi, ada juga yang cuma  iseng. Dan banyak pula yang bertujuan untuk mengabadikan kenangan, kemudian memajang di akun media sosialnya, buat update status gitu.

malioboro
foto: dok.pri

Malioboro ini bagus buat foto-foto. Mau dengan backgound pertokoan, delman, becak, lampu khas Jogja, atau sekedar duduk-duduk di kursi yang telah disediakan di trotoar. Mau coba?

Lokasi malioboro

Lokasi malioboro sangat mudah ditemukan, bahkan bagi kamu yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jogja. Lokasi yang berada di tengah kota, memudahkan bagi siapa saja untuk berkunjung disana.

Jika kamu ke Jogja dengan kereta api, setelah turun di stasiun tugu Jogja, tinggal berjalan ke arah selatan dengan jarak hanya beberapa meter. Tidak sampai membuat kamu lelah,  sudah bisa mencapai jalan Malioboro.

Apabila menggunakan bus  dan turun di terminal, bisa langsung naik trans Jogja.  Jika masih bingung juga silakan menggunakan aplikasi ojek online yang bisa mengantarkanmu ke tempat tujuan dengan aman.

Mudah kan menemukan malioboro?

Tips Jika Berkunjung ke Malioboro

  1. Jika kamu membeli barang di perko atau emperan toko, perhatikan, apakah harga sudah pas atau masih bisa ditawar. Sebaiknya, kamu menanyakan terlebih dahulu. Kalau masih bisa di tawar, maka selalu tawar dengan harga yang menurut kamu pantas.  Selalu lakukan dengan sopan ya… Tentunya ini tak hanya di Malioboro. Dimanapun kalau kita sopan, orang lain juga akan menghargai kita. Kalau  masih khawatir tentang harga yang kemahalan, kamu jangan beli langsung dalam jumlah banyak. Belilah satu dulu, kemudian jika ingin membeli lebih,  bisa menawar di tempat lain, siapa tahu lebih murah. Kalau terlanjur menawar dan penjual memperbolehkannya, maka tetaplan jadi membeli, kalau tidak, ntar kamu bisa kena marah penjual, sebab terkesan mempermainkan penjual. Masih takut juga jika dapat harga yang yang tidak sesuai maumu. Maka alternatifnya adalah ke toko yang memiliki harga pas.
  2. Jika kamu ingin membeli makanan, sebaiknya bertanya ke penjualnya sebelum memutuskan untuk membeli. Mengetahui diawal tentang jenis makanan  dan harganya adalah lebih baik. Hal itu untuk  mengantisipasi agar kamu tidak mendapatkan harga yang tidak sesuai dengan yang kamu inginkan. Selalu lakukan dengan sopan, agar penjual tidak tersinggung ya.
  3. Jika kamu kemalaman dan terpaksa harus menginap. Di sekitaran Malioboro, juga banyak hotel atau penginapan, dari harga yang murah sampai mahal. So, di Jogja kamu bisa nyaman.

Jadi, kapan kamu ke Jogja?