Candi Prambanan dan Legenda Cintanya

Wisata Jogja| Candi Prambanan

Wisata Jogja Candi Prambanan
Candi Prambanan Foto dok. https//momjogja.com

Dengan back ground Candi Prambanan, foto saya tampak kecil jika diambil dari jauh. Kalau diambil dari dekat, candinya gak kelihatan full.  Begitu gumam saya ketika melihat hasil jepretan kala itu. Saya pikir, kalau mau dapat foto yang bagus sepertinya malah fotonya di luar candi, di taman atau tempat parkir, hehe..

wisata jogja candi prambanan
Selfi dulu di Candi Prambanan. htpps//momjogja.com

Siang itu, cuaca memang sedang panas, tetapi demi mengantarkan seorang teman yang ingin berkunjung ke Candi Prambanan, oke it’s no problem, sebagai orang Jogja asli memang harus bisa menjadi local guide di daerah sendiri, setidaknya untuk teman, atau kerabat dari luar Jogja.

Sejarah Candi Prambanan

Candi peninggalan Hindu ini mempunyai legenda yang mengisahkan tentang sebuah cerita percintaan. Adalah Bandung Bondowoso yang mencintai seorang putri bernama Roro Jonggrang. Namun Roro Jonggrang memiliki syarat untuk dapat menerima cinta Bandung. Yaitu Bandung harus membuatkan seribu candi dalam semalam sampai dengan batas waktu ayam berkokok.

Bandung yang sakti, ternyata menyanggupinya. Namun ternyata Roro Ronggrang berlaku curang. Melihat candi yang dibuat akan segera selesai, Roro Jonggrang meminta para abdinya untuk bekerja menumbuk padi. Suara penumbuk padi atau alu yang terdengar keras,akhirnya membangunkan ayam yang sedang tidur. Ayam pun berkokok, padahal Bandung baru menyelesaikan 999 candi.

Bandung yang merasa diperlakukan curang oleh Roro Jonggrang, kemudian menjadikan atau mengutuk Roro Jonggrang sebagai candi untuk memenuhi 1000 candi. Genaplah menjadi candi sewu. Dan karena letaknya di kecamatan Prambanan sehingga candi lebih terkenal dengan nama Candi Prambanan.

Ngapain aja aku disana

Melihat candi-candi itu,  membuat saya dan mungkin juga kamu jika pergi ke tempat ini,  semakin menghargai sebuah peninggalan leluhur kita. Hebat sekali orang jaman dulu. Tempat ini juga instagramable, buat foto-foto itu, bagus banget, apalagi jika pandai berfotografie. Sayangnya waktu itu saya hanya membawa kamera handphone, sehingga hasilnyapun hanya seadanya saja.

wisata jogja candi prambanan
Candi Prambanan
https://momjogja.com

Jika datang pada pagi hari atau agak sore sepertinya lebih enak, sebab tidak akan terasa begitu panas. Namun , jika ingin  berteduh, taman yang tampak asri dan hijau sekitar candi juga nyaman untuk bersantai dan berjalan-jalan. Area candi ini, juga sering menjadi tempat konser, pertunjukan, atau event lokal maupun nasional.

Warung Makan, Stand Souvenir dan Oleh-Oleh

Setelah keluar dari area candi, disana juga banyak stand atau warung makan. Lapar atau haus bisa diatasi dengan segera. Jika kamu pemburu oleh-oleh atau souvenir, disana juga banyak stand yang menjajakannya.

 Baca Juga: Info Nasi Box Jogja Untuk Wisata

Lokasi

Lokasi Candi Prambanan ini berada di perbatasan Sleman Klaten. Ditempuh dari kota Jogja, tidak terlalu jauh, hanya sekitar 30-45 menit dengan motor atau mobil. Jika dari Stasiun Tugu atau Malioboro, dengan bus Trans Jogja juga sekali sampai.   Apabila melakukan wisata Jogja,  Candi Prambanan, Malioboro, dan Pantai Parangtritis, bisa menjadi pilihan yang mudah dijangkau karena bisa dilakukan dalam waktu sehari, dan tentunya murah.

Jadi, kapan kamu berrencana kesini?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pantai Nglambor Gunungkidul Asyik Buat Snorkeling

Wisata Jogja | Pantai Nglambor.

Pagi itu, saya bersemangat sekali menuju Pantai Nglambor yang terletak di Puwodadi Tepus Gunungkidul. Lebih jauh dari Pantai Parangtritis, kalau dari arah Jogja kota. Namun ada yang menarik disana,  sebelumnya saya pernah mendengar cerita dari teman,  melihat di media sosial juga Youtube, bahwa di Pantai Nglambor ini bisa untuk snorkeling.

Perjalanan menuju Pantai Nglambor

Berangkat dari kota Jogja pukul 07.30 WIB, perjalanan dilakukan dengan santai, tiba disana pukul 10.00 WIB. Entahlah, itu termasuk cepat atau lambat untuk ukuran kendaraan mobil. Tetapi kami sempat berhenti juga sih, untuk menikmati kopi di warung.

Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok www.momjogja.com

Jalanan menuju Pantai Nglambor Gunung Kidul banyak tanjakan, turunan, tikungan, tetapi sudah aspal. Wajar juga untuk daerah Gunungkidul. Saya sih sudah mempercayakan pada Pak sopir yang lebih paham. Kalau kamu dari luar Jogja, lebih nyaman sewa mobil atau jasa tour, gak bakal kesasar gitu.

Tiba di lokasi parkir, ternyata jarak menuju pantai masih cukup jauh jika dijangkau dengan jalan kaki. Maka solusinya adalah dengan naik ojek motor. Banyak tukang ojek  warga setempat yang menawarkan untuk mengantar hingga dekat pantai.

Yang bisa dinikmati di Pantai Nglambor

Jembatan Gantung Pantai Nglambor
Foto: dok.pri www.momjogja.com
Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok. pri www.momjogja.com
  1. Berjalan di jembatan gantung

Awalnya sedikit takut. Berjalan diatas laut, ngeri-ngeri sedap. Hihi… Akhirnya enjoy aja. Saya sangat merasa aman dan nyaman, karena didampingi warga setempat yang memandu dan mendampingi. Salah satu keuntungan berwisata di hari weekday, adalah pengunjung yang tidak begitu banyak, sehingga serasa dimanja oleh pemandu wisata. Hehe… tips tuh.

Jadi jembatan gantung ini, menghubungkan karang sisi pantai dengan karang besar yang letaknya agak tengah dari pantai. Banyak yang bilang, karang ini, kayak kura-kura raksasa.  Ketika sudah sampai di karang besar tersebut, kita bisa juga melihat keindahan Pantai Siung dari jarak jauh.

 

Wisata Jogja Pantai Nglambor
foto: dok.pri www.momjogja.com
Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok. pri www.momjogja.com
  1. Snorkeling

Snorkeling atau menyelam sambil menikmati keindahan dalam laut ini, sungguh menarik perhatianku sejak awal. Batu karang besar yang memecah ombak, membuat Pantai Nglambor bisa dijadikan tempat snorkeling. Meskipun begitu, karena ini adalah termasuk pantai selatan yang terkenal dengan ombak besar, maka tetap harus hati-hati.

Caranya yaitu dengan mematuhi peringatan tim SAR atau pemandu disana, karena mereka lebih paham kapan waktu yang tepat dan tidaknya untuk bersnorkeling. Saya sempat mengambil foto dibawah ini, jika kamu mau cari info terlebih dahulu, sebelum kamu datang. Jangan sampai udah jauh-jauh kesana. Kecewa karena gak bisa bersnorkeling. Semoga nomor yang tercantum masih bisa dihubungi yaa..

Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok Pantai Nglambor

Pengalaman Pertama Bersnorkeling

Bersnorkeling di Pantai Nglambor ini, adalah pengalaman yang pertama bagi saya. Jadi, saya meminta untuk selalu didampingi pemandu. Bahkan karena sedang sepi pengunjung, tidak ada batasan waktu. Jadi saya pun bisa sepuasnya. Sebab tidak ada yang sedang mengantri, baik alat maupun pemandunya.

Alat dan Persiapan Untuk Snorkeling

Sebelumnya, pemandu mengarahkan saya bagaimana cara bernafas, posisi badan atau kaki saat menyelam. Untuk peralatan yang disediakan adalah kaca mata pelampung atau mask yang memudahkan kita melihat keindahan dalam laut, bikin mata dan hidung  gak kemasukan air juga.

Tentu ada snorkel juga ya guna membantu bernafas didalam air, apalagi bagi yang tidak bisa berenang seperti saya… hehe.. Baju pelampung,  sepatu, juga pemandu sudah menjadi satu paket biaya bersnorkeling disini.  O ya , ada juga fasilitas file foto saat kita sedang bersnorkeling. Jadi, gak usah repot-repot bawa kamera sendiri, untuk foto didalam air.

Saatnya Menyelam…

Didampingi pemandu membuat saya merasa aman, walaupun saya tidak bisa berenang.  Meskipun begitu, berulangkali saya naik keatas sekedar untuk bernafas normal. Pemandu mengajak saya untuk semakin menengah agar mendapat pemandangan laut yang lebih indah, yaitu  karang dan ikan- ikan hias yang cantik. Asli gaes… pemandangan dalam laut indah banget.

Tetapi dasar saya penakut, meskipun didampingi full, namun saya tetap tidak berani berlama-lama ditengah laut. Alhasil, saya tidak mendapatkan foto yang bagus saat bersnorkeling. Namun tak apa sih, yang penting saya sudah bisa melihat secara langsung keindahan  alam dalam laut.

Lain kali tentu saya akan lebih berani untuk bersnorkeling kembali. Tak jauh dari pantai, tersedia kamar mandi untuk berbilas. Namun saran saya, selalu bawa sabun atau shampo dari rumah. Sebab disana tidak menyediakan itu.

  1. Gondola

Saya tidak bisa cerita banyak tentang gondola ini, karena saya tidak mencobanya langsung. Sebab saya sudah setengah hari disana, dan akan berlanjut ke tempat lain. Tetapi, saya pikir hampir sama juga dengan jembatan gantung, hanya alatnya yang beda.

Warung makan

Ada sih warung makan, tapi tidak begitu banyak dan  lengkap. Kalau,  mie instan atau cup mie, dan minuman-minuman biasa ,masih ada. Tetapi tidak untuk makanan besar dengan lauk ikan-ikanan seperti halnya pantai yang dekat dengan nelayan pencari ikan. Untuk sekedar pengganjal perut lapar, masih bisa. O ya, disini saya tidak menemukan penjaja souvenir atau oleh-oleh khas pantai ya.. Jadi full hiburan wisata laut.

Baca juga: Info Nasi Box Untuk Wisata

Yang perlu dipersiapkan atau diperhatikan untuk berkunjung ke tempat ini adalah:

  1. Kendaraan yang normal, yang mampu dan sekiranya aman dipakai. Karena lokasi menuju kesana, adalah pegunungan yang dengan jalan naik turun.
  2. Pastikan juga jika sopir sudah canggih dan terbiasa dengan jalan pegunungan.
  3. Bawa bekal makanan, jika takut lapar
  4. Pakaian ganti atau peralatan mandi untuk berbilas
  5. Jangan lupa bawa kamera, buat mengabadikan foto. Karena tempat ini menurut saya sangat indah.

So, sudah ada gambaran tentang Pantai Nglambor, saya aja pingin kesana lagi. hehe… Jadi kapan kamu kesana?

Lokasi Pantai Nglambor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wisata Jogja Pantai Parangtritis Nan Elok

wisata jogja pantai parangtritis

Wisata Jogja Pantai Parangtritis siang itu,  tampak cerah.  Kebetulan saat itu, hari Senin. Berwisata dihari kerja tentunya berbeda dengan weekend atau musim liburan. Yang pasti tidak begitu ramai pengunjung.

Dan justru itu, maka saya lebih bisa menikmati deburan ombak yang begitu menawan. Sungguh, melihat samudra membuat saya merasa kecil dan semakin mengagungkan Tuhan. Biasanya, saya juga tidak turun ke laut walau sekedar untuk basah-basahan. Cukup duduk di bibir pantai sambil memandang keindahannya.

Pantai Parangtritis adalah pantai selatan yang terletak di Bantul Yogyakarta. Jika berangkat dari kota Jogja misalnya dari Malioboro cukup ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit dengan lalu lintas normal, dengan mengendarai motor atau mobil. Pantai ini terkenal dan dipercaya sebagai kerajaan ratu kidul atau Nyi Roro Kidul.

Ombaknya cukup besar, terlebih ketika sedang pasang. Maka jika kamu penggemar renang di laut, lebih baik cukup di bibir pantai saja. Dan selalu perhatikan peringatan dari Tim SAR, untuk menjaga keselamatan.

Tarif retribusi masuknya juga murah.  Tidak lebih dari sepuluh ribu rupiah. Tidak sebanding dengan keindahannya yang luar biasa.

Bagi kamu yang dari luar kota dan berwisata di Jogja, rugi deh, kalau gak mampir di Pantai Parangtritis ini. Yang jelas karena mudah di jangkau.

wisata jogja pantai parangtritis

Apa yang bisa dinikmati di Pantai Parangtritis?

Tentu saja keindahan alami dan ombak yang bergulung-gulung, itu bagi saya sangatlah indah. Di pantai juga, kita bisa menikmati sunrise atau sunset.  Selain itu, untuk menambah hiburan bagi wisatawan, di Pantai Parangtritis ini, juga ada  delman atau ATV yang bisa dinaiki untuk berkelilling di sekitar pantai.  Jika tidak mau kepanasan, banyak pula orang yang menyewakan tenda dengan tikarnya.

Apa fasilitas yang ada di Pantai Parangtritis?

Banyak  warung-warung di pinggir pantai.  Jadi, jika lapar, tidak sulit mencari makanan. Ada juga penjual souvenir, batik pantai, lumayan bisa buat oleh-oleh. hehe… Biasanya juga banyak penjual keliling rempeyek khas Parangtritis yang menawarkan pada para pungunjung.

wisata jogja pantai prangtritis

Baca JugaNasi Box Jogja Hemat Untuk Wisata

Tips Jika Berwisata ke Pantai Parangtritis

Bawa topi. Namanya juga pantai, jika tidak hujan, pasti sangat panas.  Jika kamu suka basah-basahan atau mandi. Jangan lupa membawa peralatan sendiri untuk mandi. Karena di kamar mandi umum terkadang tidak tersedia sabun dan sampo.

Itu tips dari saya, jika kamu yang memiliki tips lain, bisa tambahkan di kolom komentar ya.

Jadi kapan kamu akan pergi ke Pantai Parangtritis?

 

 

 

 

Wisata Jogja | Ke Malioboro Yuk

Wisata Jogja | Ke Malioboro Yuk

Saya lahir dan besar di Jogja. Dan sampai sekarang pun saya tetap tinggal di daerah istimewa ini. Hanya saja rumah saya, ada di luar ringroad yang melingkari kota Jogja. Agak pinggiran, sedikit ndeso sih, tetapi masih bisa menjangkau Malioboro dalam waktu 20 menit dengan kendaraan roda dua. Itu normalnya, jika lalu lintas sedang macet, mohon jangan dipertanyakan akan berapa lama, hehe…

Dulu, sekolah menengah saya  tak jauh dari Malioboro, sehingga jalan-jalan menyusuri Malioboro juga sering saya dan teman-teman lakukan. Dan biasanya  kami duduk-duduk di bawah pohon beringin atau pohon palem di depan Gedung Agung, setelah berjalan dari sepanjang Malioboro. Ahh, mengingat masa SMA jadi berasa muda, haha…

Ada lho, yang bilang, belum lengkap ke Jogja, kalau belum berkunjung ke Malioboro. Maka tempat ini menjadi tujuan utama jika berwisata ke Jogja. Dan sekarang saya juga  ingin bercerita tentang Malioboro, tentunya sembari bernostalgia, hehe…

Bagi kamu yang tinggal di Jogja, mungkin sudah tak penting membaca artikel saya ini, sebab bisa jadi sudah setiap hari pergi ke Malioboro. Tetapi bagi yang berasal dari luar, dan ingin pergi ke Jogja, silakan melanjutkan untuk membacanya.

Malioboro itu sebenarnya nama jalan yang sisi kanan dan kirinya adalah pertokoan. Jalan ini sepanjang kurang lebih 2 km. Di depan toko, banyak juga orang berjualan mulai dari batik, assesoris, souvenir, maupun makanan. Intinya disini kamu,bisa belanja apa aja, yang bisa  dibawa pulang  untuk oleh-oleh. Banyak dijual barang-barang khas Jogja disana.

Selain itu, disini juga bisa berwisata kuliner gudeg, terutama pada saat malam hari. Biasanya mulai jam 4 sore, banyak pedagang kaki lima yang menjajakan gudeg dan aneka lauknya.

Kamu juga bisa membeli sate kere alias sate yang bahannya gajih sapi, di trotoar jalan Malioboro ini. Entah siapa yang dulu pertama kali menamainya dengan sate kere, mungkin karena bahannya bukan daging, dan berharga jauh lebih murah, sehingga dinamakan sate kere. Saya cuma menebak aja sih.. hehe..

Lokasi Instagramable

malioboto
foto: dok.pri

 

Hari gini, orang dikit-dikit selfie atau welfie. Ada yang memang hobi fotografi, ada juga yang cuma  iseng. Dan banyak pula yang bertujuan untuk mengabadikan kenangan, kemudian memajang di akun media sosialnya, buat update status gitu.

malioboro
foto: dok.pri

Malioboro ini bagus buat foto-foto. Mau dengan backgound pertokoan, delman, becak, lampu khas Jogja, atau sekedar duduk-duduk di kursi yang telah disediakan di trotoar. Mau coba?

Lokasi malioboro

Lokasi malioboro sangat mudah ditemukan, bahkan bagi kamu yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jogja. Lokasi yang berada di tengah kota, memudahkan bagi siapa saja untuk berkunjung disana.

Jika kamu ke Jogja dengan kereta api, setelah turun di stasiun tugu Jogja, tinggal berjalan ke arah selatan dengan jarak hanya beberapa meter. Tidak sampai membuat kamu lelah,  sudah bisa mencapai jalan Malioboro.

Apabila menggunakan bus  dan turun di terminal, bisa langsung naik trans Jogja.  Jika masih bingung juga silakan menggunakan aplikasi ojek online yang bisa mengantarkanmu ke tempat tujuan dengan aman.

Mudah kan menemukan malioboro?

Tips Jika Berkunjung ke Malioboro

  1. Jika kamu membeli barang di perko atau emperan toko, perhatikan, apakah harga sudah pas atau masih bisa ditawar. Sebaiknya, kamu menanyakan terlebih dahulu. Kalau masih bisa di tawar, maka selalu tawar dengan harga yang menurut kamu pantas.  Selalu lakukan dengan sopan ya… Tentunya ini tak hanya di Malioboro. Dimanapun kalau kita sopan, orang lain juga akan menghargai kita. Kalau  masih khawatir tentang harga yang kemahalan, kamu jangan beli langsung dalam jumlah banyak. Belilah satu dulu, kemudian jika ingin membeli lebih,  bisa menawar di tempat lain, siapa tahu lebih murah. Kalau terlanjur menawar dan penjual memperbolehkannya, maka tetaplan jadi membeli, kalau tidak, ntar kamu bisa kena marah penjual, sebab terkesan mempermainkan penjual. Masih takut juga jika dapat harga yang yang tidak sesuai maumu. Maka alternatifnya adalah ke toko yang memiliki harga pas.
  2. Jika kamu ingin membeli makanan, sebaiknya bertanya ke penjualnya sebelum memutuskan untuk membeli. Mengetahui diawal tentang jenis makanan  dan harganya adalah lebih baik. Hal itu untuk  mengantisipasi agar kamu tidak mendapatkan harga yang tidak sesuai dengan yang kamu inginkan. Selalu lakukan dengan sopan, agar penjual tidak tersinggung ya.
  3. Jika kamu kemalaman dan terpaksa harus menginap. Di sekitaran Malioboro, juga banyak hotel atau penginapan, dari harga yang murah sampai mahal. So, di Jogja kamu bisa nyaman.

Jadi, kapan kamu ke Jogja?

 

Wisata Jogja | Malam Pergantian Tahun Baru 2019 di Tugu Jogja

WIsata Jogja
Suasana menjelang tahun baru 2019 di Tugu Jogja

Wisata Jogja | Menyambut Tahun Baru 2019 di Tugu Jogja

Menyambut tahun baru 2019 kali ini, saya meluangkan waktu di tugu Jogja. Bersama ribuan orang yang dengan tertib dan damai duduk bersama di perempatan tugu.

Semua bertujuan sama, yaitu menyambut tahun baru. Entah siapa yang menyulut kembang api. Faktanya begitu pukul 00.00 kembang api yang dinyalakan begitu banyak.

Tahun baru dan tahun lama sejatinya tak ada bedanya. Tapi mengapa banyak orang merayakannya. Mungkin adalah wujud syukur , kita masih diberi panjang usia.

Saya sendiri, baru kali ini menyambut tahun baru di Tugu Jogja. Padahal saya asli Jogja lho. Itu dikarenakan banyak spot yang lain juga yang digunakan masyarakat untuk menunggu bersama datangnya tahun baru.

Dihari-hari biasa Tugu Jogja ini hampir setiap malam, banyak yang ada disitu. Ada yang sekedar duduk-duduk. Namun, banyak pula yang selfi  welfie dengan background Tugu Jogja. Tugu Jogja sering dipakai sebagai simbol Jogja.

Tugu Jogja sering digunakan sebagai simbol kota Jogja. Itu sih jawaban sederhananya. Tugu ini terletak di perempatan  ke barat, Jl. Diponegoro, ke timur adalah Jalan Jendral Soedirman, ke utara yaitu Jalan AM Sangaji dan ke selatan adalah Jalan Margo Utomo (dulu Jalan Mangkubumi).

Barangkali tahun depan, kamu ingin menyambut tahun baru disini?
Kalau kamu punya cerita tentang malam tahun barumu, boleh lho isi di kolom komentar.