5 Bulan Bisa di Halaman Pertama Google

Thanks For Sharing
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares
SEO
foto: kursuskomputergratis.com

Menembus Halaman Pertama Google Adalah Sebuah Pencapaian

Bisa muncul di halaman pertama Google bagiku adalah sebuah pencapaian. Akhir-akhir ini, saya sering mendapat pesan melalui whatsapp, yang meminta informasi mengenai katering nasi kotak yang saya kelola.  Ada yang sekedar tanya-tanya, itu sudah membuat saya happy. Dan tidak sedikit yang berakhir dengan closing, ini mah happy plus. Hehe…

Saya selalu menanyakan nama, asal, dan darimana memperoleh  nomor saya. Rata-rata mereka mengetahui  dari google. Oh, barangkali karena salah satu artikel di web, ada yang bisa menembus halaman pertama Google. Jika calon konsumen berdomisili di Jogja, berarti sudah tepat sasaran awal. Kena deh…

Tetapi, ternyata calon konsumen  juga berasal dari luar kota. Diantaranya mengatakan akan ada wisata, gathering, rapat, atau suatu event di Jogja,  tempat tinggal saya. Dulu, saya pikir katering jenis ini, pangsa pasarnya terbatas. Ternyata  anggapan yang keliru. Tepuk jidat deh…

Sebelumnya saya tidak mengira, bahwa akan mendapatkan konsumen dari luar kota. Makanan basah yang hanya bertahan selama dua belas jam ini, mana mungkin akan menjangkau sampai jauh.

Kini pemikiran dangkal ini saya bantah sendiri setelah mendapati fakta, banyak orang luar kota juga membutuhkan katering lokal.  Tentunya karena harga bisa menyesuaikan budget dan bisa diatur tak semahal di restoran atau hotel.

Itu adalah sekelumit cerita, bahwa di era digital, berbisnis apapun akan memiliki peluang menjangkau pasar lebih luas. Dan narablog  atau blogger menjadi sangat dibutuhkan sebagai  penyedia informasi bagi nitizen.

Awal Mula Menulis

Berawal dari menulis di Kompasiana pada tahun 2014, saya mulai mengenal dunia blog. Tujuan awal menulis adalah suka. Ya suka saja. Itu juga, yang menjadi jawaban saya, ketika pernah ditanya oleh beberapa orang, tentang alasan menulis.

Suka sama dengan cinta, terkadang tak ada penyebabnya. Datangnya dari hati gaes.  Apapun yang dilakukan dengan cinta, biasanya tak bersyarat. Jika sekarang, ada hasil, misalnya diminta menulis review, atau endors, bagi saya itu adalah bonus dari Tuhan.

Untuk menambah ilmu dan teman yang mempunyai hobi yang sama, yaitu menulis, lantas saya bergabung dengan komunitas-komunitas blogger. Salah satunya adalah komunitas Kompasianer Jogja atau Kjog.  Disana saya semakin mengenal dunia blog.

Merasa enjoy menulis di Kompasiana kala itu, membuat saya tidak begitu tertarik untuk memiliki blog pribadi. Saya merasa sudah mempunyai rumah di Kompasiana. Padahal cuma numpang hehe…

Tetapi akhirnya pada tahun 2017 saya  membuka blog yang niat awalnya untuk  melengkapi usaha saja.  Sayangnya blog itu tidak saya rawat dengan baik.  Tidak punya gegret untuk mengoptimalkannya, karena  menganggap usaha makanan basah pasarnya hanya lokal dan sempit.  Saat itu, artikel-artikel yang saya isikan hanya semacam brosur saja.

Selama setahun, saya tidak menjamah blog itu. Ibarat rumah, sudah menjadi sarang laba-laba. Apakah  blog ini benar-benar tidak berfungsi buat saya? Siapa sangka jika kemudian malah saya anggap sebagai senjata. Baca sampai akhir cerita ya… hehee…

Awal Fokus Mengelola Blog

SEO halaman pertama google
Kelas digital marketing. foto: dok.pri

Minggu terakhir bulan Agustus 2018 adalah hari bersejarah bagi saya. Di bulan itu saya mengikuti sebuah kelas internet marketing di Godean Sleman, tempat tinggal saya.  Kelas itu benar-benar membuka pikiran dan wawasan saya tentang  era digital.  Di situ pula saya membuka blog baru yang saya fokuskan untuk usaha.

Di hari pertama, ketika web dinyatakan sudah aktif, setelah saya cek,  tidak menemukannya di Google.  Padahal saya sudah langsung menuju nama domainnya, tetap saja tidak kelihatan. Mungkin posisi yang tak terkira jauhnya. Terlalu banyak saingan gitu. Saya menanti dengan sabar dan penuh cinta. Weiss romantisnya keluar.

Hari ketiga,  sudah bisa menemukan web saya yang masih kosong itu. Saya mulai mengisi dengan artikel. Pada postingan kelima saya cek di serprobot, posisi web masih not found 100, yang berarti tidak ditemukan di Google sampai dengan artikel ke seratus. Gemes deh…

Hingga artikel ke sembilan, pada web yang berusia dua minggu  saya harus rela ada di posisi 65-70. Saya menyadari kata kunci yang saya gunakan memang banyak pengguna, karena sebelumnya saya sudah mengecek di Google Trends.  Maka saya memang harus berusus panjang alias sabar.

Sampai di akhir pelatihan,  yaitu sebulan setelah web dibuat, artikel berjumlah tiga belas, dan posisi masih sama yaitu 65-70. Asli gemes, pengen ngremes kerupuk… Sebab saat itu, saya ingin setidaknya ada di posisi belasan.

nasi box jogja google trend
nasi box Jogja, keyword pilihanku. foto: dok.pri

Sejujurnya saya merasa tertantang, bagaimana cara agar web  itu bisa ditemukan di halaman pertama google dengan keyword popular yaitu nasi box Jogja. Terlepas dari peningkatan order sebagai imbasnya, keinginan besar saya adalah mendapatkan kepuasan didalam  memanage web untuk bisa muncul di halaman pertama Google.

Meskipun  bukan ahli SEO, Saya mencoba  untuk mencapai keinginan itu. Disini saya akan berbagi, hal berikut ini yang saya lakukan.

Ini Caraku Mencapai Halaman Pertama Google

  1. Memperbaiki konten

Saya mencoba menengok kembali artikel yang telah saya buat. Secara readability dan SEO sudah berwarna hijau. Namun, setelah saya teliti kembali ternyata masih dalam batas minimal. Saya mencoba memperbaiki lagi artikel-artikel yang ada. Walau belum maksimal. Tapi sudah lebih baik dari sebelumnya.

  1. Membagi artikel di media sosial

Sebenarnya setiap penulis juga bisa menilai tulisannya sendiri. Diawal, saya memang tidak membagi artikel  di media sosial, entahlah tiba-tiba saya merasa kurang percaya diri atas artikel tersebut, merasa konten kurang bagus aja.

Seiring perbaikan yang saya lakukan, sayapun membagi artikel  di media sosial. Tidak peduli, akan ada yang baca atau tidak, yang penting saya share, gitu aja. Harapannya, dengan mengshare di media sosial akan menaikkan trafic blog, dengan bertambahnya pembaca.

Dan benar saja, setelah saya cek di Google Analytic, memang ada kenaikan pembaca.

  1. Blog lama menjadi senjata untuk backlink

Ini adalah jawaban atas pertanyaan diatas, ternyata blog lama yang sudah penuh sarang laba-laba  bisa menjadi senjata.  Jadi, sejak November 2018, saya membuka lagi blog lama itu. Saya mengisinya dengan artikel-artikel, yang didalamnya selalu  backling blog baru,  yang  saya harapkan bisa muncul di halaman pertama Google.

Apakah ini benar membuat blog baru saya, menjadi naik traficnya?  Ini hanya perkiraan saya, tetapi memang faktanya setelah saya cek di Google Analytic, pembaca meningkat.

  1. Blogwalking

Saya juga jalan-jalan ke blog teman. Biasanya, mereka akan kunjung balik ke blog saya. Lumayan juga buat menaikkan trafic.  Jadi narablog, memang harus rajin bersilaturahmi ya… hehee…

Dalam 5 Bulan Berhasil Muncul di Halaman Pertama Google

nasiboxjogja.id halaman pertama google
Posisi nasiboxjogja.id saat saya menulis artikel ini. Foto: dok.pri

Karena saya bukan pakar SEO, sehingga yang saya lakukan adalah hal-hal sederhana diatas. Dan sekarang dalam usia 5 bulan, blog baru   nasiboxjogja.id sudah berhasil muncul di mesin pencari google di halaman pertama, meskipun masih pada posisi naik turun 4-9.  Siap lanjutkan perjuangan…hehe..

Bagi saya, pencapaian ini bernilai lebih dari sekedar materi. Saya merasa bangga untuk diri saya sendiri, bisa memanage web hingga muncul di halaman pertama. Karena apalah saya, hanya seorang emak yang sejujurnya gaptek. haha

Resolusi Blog di Tahun 2019

Apakah menembus  halaman pertama Google, telah membuat saya puas? Jawabnya belum, karena meskipun di halaman pertama tetapi saya belum  rangking 3 besar. Yeah,  kayak anak sekolah saja. Hehe… Ini nih, meskipun emak-emak, semangat tetap tinggi.

Dan saya sangat menikmati perjuangan untuk menembus halaman pertama Google ini. Tantangan yang indah dan menyenangkan. Dan begitu tercapai, kepuasannya tak bisa diungkapkan. Haha…

momjogja.com
foto: dok.pri

Dan karena suka dengan tantangan mencapai halaman pertama Google,  ini juga yang menjadi alasan saya membuat blog momjogja.com.  Tentunya disamping keinginan untuk berbagi cerita seputar Jogja. Bisakah blog ini mencapai  halaman pertama Google di bulan ke- 6? Will see later. Hanya Tuhan yang tahu.

Sejujurnya, saya memiliki banyak keinginan di tahun 2019, beberapa sudah saya tulis disini. Namun khusus berkaitan dengan blog, resolusi utama saya adalah:

  1. Belajar untuk terus memperbaiki dan membuat konten yang berkualitas.
  2.  Mempertahankan dan atau terus mengembangkan nasiboxjogja.id
  3. Membuat momjogja.com bisa muncul di halaman pertama Google di tahun 2019
  4. Ingin rajin menulis.

Keinginan yang sederhana, tapi harus diperjuangkan disela aktivitas sebagai ibu rumah tangga, berkegiatan sosial, dan mengelola usaha yang terkadang cukup menyita waktu. Minta doanya semoga tercapai yaa…

Kesimpulannya adalah di era digital ini, semua orang ingin mendapatkan kemudahan, dalam memperoleh berita. Gawai menjadi senjata ampuh untuk mengakses informasi apapun. Maka demi memenuhi kebutuhan nitizen, narablog yang memberikan konten yang informatif, bermanfaat, dan berkualitas menjadi sangat penting keberadaannya. Bangga ya, menjadi narablog.

 

*Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog nodi

 

 

 

 

 

 

 

 

22 thoughts on “5 Bulan Bisa di Halaman Pertama Google”

  1. Banyak yang bilang, teknik SEO itu susah-susah gampang. Meski begitu, saya masih cetek ilmu tentang SEO, cuma nulis dan share aja, selebihnya, serahkan robot Google untuk bekerja.

    Kalo emang suka sama nulis, pacarin aja, wkwkwkwk..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *