Pasar Beringharjo, Pasar Lengkap di Jogja

Pasar Beringharjo

Pagi, itu saya janji ketemuan dengan teman lama saya di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Ternyata kawan saya semasa jaman putih abu-abu itu berjualan di pasar tradisional itu sejak lama.

Sebelum waktu bertemu, saya sempatkan dulu berjalan-jalan di pasar itu. Dulu, nenek saya suka menyebut Pasar Beringharjo dengan Pasar Gedhe. Barangkali sebutan itu lebih mudah diucapkan, tapi memang sih Pasar Beringharjo itu luas. Yah, namanya juga pasar induk yang lengkap di Jogja.

Lokasi Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo terletak di jajaran sebelah selatan Malioboro yaitu di Jalan Margo Mulyo Nomer 16 Ngupasan Yogyakarta. Maka sering disambangi wisatawan luar kota yang sedang berkunjung ke Malioboro. Berbagai kebutuhan tersedia di pasar ini. Dan harganya pun terbilang murah, bisa dijadikan tempat grosir gitu.

Beberapa ada yang sempat saya bidik dengan kamera ponsel. Biar kalian yang dari luar kota, bisa sedikit ada gambaran ya…

Pasar Beringharjo dari Depan Pintu Utama

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo
Foto: dok.pri momjogja.com

Ini adalah posisi pasar dari depan, sejajar dengan Jalan Malioboro.
Di depan pasar, saya mendapati penjual pecel dengan segala lauk pauk pendampingnya. Ada bakmi, lauk bacem-baceman. Lumayan buat mengisi perut, jika dari rumah belum sempat sarapan. Penjual ini saya dapati di pagi hari ya…

Pasar Beringharjo Tampak Dari Sisi Kiri (Selatan)

Pasar Beringharjo

Ini adalah Pasar Beringharjo dari sisi depan sebelah kiri atau menghadap selatan. Masuk dari sisi ini, lebih mudah, kalau kalian bawa kendaraan, karena tempat parkirnya terletak di selatan pasar.

Kios Benda Kuno di Sisi Kanan (Sebelah Utara) Pasar
Pasar Beringharjo
foto: dok.pri www.momjogja.com

Foto sebelah kanan pasar, sebelah utara pasar
Ada beberapa penjual barang antik atau barang-barang kuno, termasuk koin kuno juga. Toko kembang plastik juga ada disini.

Mulai masuk pasar yuk

Pasar Beringharjo
Mulai dari depan pintu utama, maka banyak penjual batik. Dah tinggal pilih, batik model apa yang mau dicari, mulai dari harga murah sampai mahal. Mulai batik yang untuk santai dirumah sampai untuk baju resmi. Selain itu penjual sepatu dan tas juga banyak, sayang saya lupa motret. Haha

Pasar Beringharjo
foto: dok.pri www.momjogja.com

Masuk lagi, saya mendapati penjual baju pengantin dan asesorisnya. Bagi calon pengantin, bisa berburu ke tempat ini untuk cari pakaian atau souvenir-souvenir cantik. Rata-rata disini, melayani untuk grosiran juga.

Pasar Beringharjo
foto: dok.pri

Masuk lagi, saya mendapati penjual jamu-jamuan. Nah, bagi yang butuh macam-macam jejamuan bisa kesini deh.

pasar beringharjo
foto: dok.pri www.momjogja.com

Penjual ikan asin basah ataupun kering juga ada di sebelah timur sisi selatan pasar. Berbagai ikan asin, ebi kering, jadi tempat grosir disini.

Baru keliling satu lantai dasar saja, dan belum lengkap eksplore, sepertinya kapan-kapan saya musti kesini lagi buat menambah koleksi foto di pasar ini, terutama untuk lantai 2, dan 3.

Pasar Beringharjo
foto: dok.pri

Tiba saatnya, saya bertemu janji dengan kawan lama saya. Tawaran untuk makan soto dalam pasar. Soto Sapi, menjadi jujukan kami. Cerita ngalor ngidul bersama teman lama, hingga tak terasa saya sudah setengah hari di Pasar Beringharjo. Entah berapa lama saya sudah berjalan-jalan di dalam pasar. Haha… memang waktu berjalan begitu cepat. Lain kali semoga saya bisa menambah cerita lagi tentang pasar ini pada kalian.

Tips Berbelanja di Pasar Beringharjo:

1.Saya sendiri suka berbelanja di pagi hari. Belum terlalu ramai, harga juga lebih mudah ditawar, buat penglaris dagangan, biasanya penjual beralasan  begitu.
2.Untuk beli batik, jika sudah terpampang harga pas, saya lebih suka itu., sebab saya tak pintar menawar. hehe
3.Jangan terlalu banyak memakai perhiasan, biar tidak dilirik orang yang berniat buruk.
4.Selalu waspada dengan tas atau dompet bawaan, agar terhindar dari copet. Semoga sudah gak ada ya… Namanya juga tempat umum, harus tetap waspada dan hati-hati.

Baca juga: Info Nasi Box Jogja Untuk Wisata

Jika ke Jogja, jangan lupa mampir ke pasar ini ya…

 

Candi Prambanan dan Legenda Cintanya

Wisata Jogja| Candi Prambanan

Wisata Jogja Candi Prambanan
Candi Prambanan Foto dok. https//momjogja.com

Dengan back ground Candi Prambanan, foto saya tampak kecil jika diambil dari jauh. Kalau diambil dari dekat, candinya gak kelihatan full.  Begitu gumam saya ketika melihat hasil jepretan kala itu. Saya pikir, kalau mau dapat foto yang bagus sepertinya malah fotonya di luar candi, di taman atau tempat parkir, hehe..

wisata jogja candi prambanan
Selfi dulu di Candi Prambanan. htpps//momjogja.com

Siang itu, cuaca memang sedang panas, tetapi demi mengantarkan seorang teman yang ingin berkunjung ke Candi Prambanan, oke it’s no problem, sebagai orang Jogja asli memang harus bisa menjadi local guide di daerah sendiri, setidaknya untuk teman, atau kerabat dari luar Jogja.

Sejarah Candi Prambanan

Candi peninggalan Hindu ini mempunyai legenda yang mengisahkan tentang sebuah cerita percintaan. Adalah Bandung Bondowoso yang mencintai seorang putri bernama Roro Jonggrang. Namun Roro Jonggrang memiliki syarat untuk dapat menerima cinta Bandung. Yaitu Bandung harus membuatkan seribu candi dalam semalam sampai dengan batas waktu ayam berkokok.

Bandung yang sakti, ternyata menyanggupinya. Namun ternyata Roro Ronggrang berlaku curang. Melihat candi yang dibuat akan segera selesai, Roro Jonggrang meminta para abdinya untuk bekerja menumbuk padi. Suara penumbuk padi atau alu yang terdengar keras,akhirnya membangunkan ayam yang sedang tidur. Ayam pun berkokok, padahal Bandung baru menyelesaikan 999 candi.

Bandung yang merasa diperlakukan curang oleh Roro Jonggrang, kemudian menjadikan atau mengutuk Roro Jonggrang sebagai candi untuk memenuhi 1000 candi. Genaplah menjadi candi sewu. Dan karena letaknya di kecamatan Prambanan sehingga candi lebih terkenal dengan nama Candi Prambanan.

Ngapain aja aku disana

Melihat candi-candi itu,  membuat saya dan mungkin juga kamu jika pergi ke tempat ini,  semakin menghargai sebuah peninggalan leluhur kita. Hebat sekali orang jaman dulu. Tempat ini juga instagramable, buat foto-foto itu, bagus banget, apalagi jika pandai berfotografie. Sayangnya waktu itu saya hanya membawa kamera handphone, sehingga hasilnyapun hanya seadanya saja.

wisata jogja candi prambanan
Candi Prambanan
https://momjogja.com

Jika datang pada pagi hari atau agak sore sepertinya lebih enak, sebab tidak akan terasa begitu panas. Namun , jika ingin  berteduh, taman yang tampak asri dan hijau sekitar candi juga nyaman untuk bersantai dan berjalan-jalan. Area candi ini, juga sering menjadi tempat konser, pertunjukan, atau event lokal maupun nasional.

Warung Makan, Stand Souvenir dan Oleh-Oleh

Setelah keluar dari area candi, disana juga banyak stand atau warung makan. Lapar atau haus bisa diatasi dengan segera. Jika kamu pemburu oleh-oleh atau souvenir, disana juga banyak stand yang menjajakannya.

 Baca Juga: Info Nasi Box Jogja Untuk Wisata

Lokasi

Lokasi Candi Prambanan ini berada di perbatasan Sleman Klaten. Ditempuh dari kota Jogja, tidak terlalu jauh, hanya sekitar 30-45 menit dengan motor atau mobil. Jika dari Stasiun Tugu atau Malioboro, dengan bus Trans Jogja juga sekali sampai.   Apabila melakukan wisata Jogja,  Candi Prambanan, Malioboro, dan Pantai Parangtritis, bisa menjadi pilihan yang mudah dijangkau karena bisa dilakukan dalam waktu sehari, dan tentunya murah.

Jadi, kapan kamu berrencana kesini?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pantai Nglambor Gunungkidul Asyik Buat Snorkeling

Wisata Jogja | Pantai Nglambor.

Pagi itu, saya bersemangat sekali menuju Pantai Nglambor yang terletak di Puwodadi Tepus Gunungkidul. Lebih jauh dari Pantai Parangtritis, kalau dari arah Jogja kota. Namun ada yang menarik disana,  sebelumnya saya pernah mendengar cerita dari teman,  melihat di media sosial juga Youtube, bahwa di Pantai Nglambor ini bisa untuk snorkeling.

Perjalanan menuju Pantai Nglambor

Berangkat dari kota Jogja pukul 07.30 WIB, perjalanan dilakukan dengan santai, tiba disana pukul 10.00 WIB. Entahlah, itu termasuk cepat atau lambat untuk ukuran kendaraan mobil. Tetapi kami sempat berhenti juga sih, untuk menikmati kopi di warung.

Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok www.momjogja.com

Jalanan menuju Pantai Nglambor Gunung Kidul banyak tanjakan, turunan, tikungan, tetapi sudah aspal. Wajar juga untuk daerah Gunungkidul. Saya sih sudah mempercayakan pada Pak sopir yang lebih paham. Kalau kamu dari luar Jogja, lebih nyaman sewa mobil atau jasa tour, gak bakal kesasar gitu.

Tiba di lokasi parkir, ternyata jarak menuju pantai masih cukup jauh jika dijangkau dengan jalan kaki. Maka solusinya adalah dengan naik ojek motor. Banyak tukang ojek  warga setempat yang menawarkan untuk mengantar hingga dekat pantai.

Yang bisa dinikmati di Pantai Nglambor

Jembatan Gantung Pantai Nglambor
Foto: dok.pri www.momjogja.com
Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok. pri www.momjogja.com
  1. Berjalan di jembatan gantung

Awalnya sedikit takut. Berjalan diatas laut, ngeri-ngeri sedap. Hihi… Akhirnya enjoy aja. Saya sangat merasa aman dan nyaman, karena didampingi warga setempat yang memandu dan mendampingi. Salah satu keuntungan berwisata di hari weekday, adalah pengunjung yang tidak begitu banyak, sehingga serasa dimanja oleh pemandu wisata. Hehe… tips tuh.

Jadi jembatan gantung ini, menghubungkan karang sisi pantai dengan karang besar yang letaknya agak tengah dari pantai. Banyak yang bilang, karang ini, kayak kura-kura raksasa.  Ketika sudah sampai di karang besar tersebut, kita bisa juga melihat keindahan Pantai Siung dari jarak jauh.

 

Wisata Jogja Pantai Nglambor
foto: dok.pri www.momjogja.com
Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok. pri www.momjogja.com
  1. Snorkeling

Snorkeling atau menyelam sambil menikmati keindahan dalam laut ini, sungguh menarik perhatianku sejak awal. Batu karang besar yang memecah ombak, membuat Pantai Nglambor bisa dijadikan tempat snorkeling. Meskipun begitu, karena ini adalah termasuk pantai selatan yang terkenal dengan ombak besar, maka tetap harus hati-hati.

Caranya yaitu dengan mematuhi peringatan tim SAR atau pemandu disana, karena mereka lebih paham kapan waktu yang tepat dan tidaknya untuk bersnorkeling. Saya sempat mengambil foto dibawah ini, jika kamu mau cari info terlebih dahulu, sebelum kamu datang. Jangan sampai udah jauh-jauh kesana. Kecewa karena gak bisa bersnorkeling. Semoga nomor yang tercantum masih bisa dihubungi yaa..

Wisata Jogja Pantai Nglambor
Foto: dok Pantai Nglambor

Pengalaman Pertama Bersnorkeling

Bersnorkeling di Pantai Nglambor ini, adalah pengalaman yang pertama bagi saya. Jadi, saya meminta untuk selalu didampingi pemandu. Bahkan karena sedang sepi pengunjung, tidak ada batasan waktu. Jadi saya pun bisa sepuasnya. Sebab tidak ada yang sedang mengantri, baik alat maupun pemandunya.

Alat dan Persiapan Untuk Snorkeling

Sebelumnya, pemandu mengarahkan saya bagaimana cara bernafas, posisi badan atau kaki saat menyelam. Untuk peralatan yang disediakan adalah kaca mata pelampung atau mask yang memudahkan kita melihat keindahan dalam laut, bikin mata dan hidung  gak kemasukan air juga.

Tentu ada snorkel juga ya guna membantu bernafas didalam air, apalagi bagi yang tidak bisa berenang seperti saya… hehe.. Baju pelampung,  sepatu, juga pemandu sudah menjadi satu paket biaya bersnorkeling disini.  O ya , ada juga fasilitas file foto saat kita sedang bersnorkeling. Jadi, gak usah repot-repot bawa kamera sendiri, untuk foto didalam air.

Saatnya Menyelam…

Didampingi pemandu membuat saya merasa aman, walaupun saya tidak bisa berenang.  Meskipun begitu, berulangkali saya naik keatas sekedar untuk bernafas normal. Pemandu mengajak saya untuk semakin menengah agar mendapat pemandangan laut yang lebih indah, yaitu  karang dan ikan- ikan hias yang cantik. Asli gaes… pemandangan dalam laut indah banget.

Tetapi dasar saya penakut, meskipun didampingi full, namun saya tetap tidak berani berlama-lama ditengah laut. Alhasil, saya tidak mendapatkan foto yang bagus saat bersnorkeling. Namun tak apa sih, yang penting saya sudah bisa melihat secara langsung keindahan  alam dalam laut.

Lain kali tentu saya akan lebih berani untuk bersnorkeling kembali. Tak jauh dari pantai, tersedia kamar mandi untuk berbilas. Namun saran saya, selalu bawa sabun atau shampo dari rumah. Sebab disana tidak menyediakan itu.

  1. Gondola

Saya tidak bisa cerita banyak tentang gondola ini, karena saya tidak mencobanya langsung. Sebab saya sudah setengah hari disana, dan akan berlanjut ke tempat lain. Tetapi, saya pikir hampir sama juga dengan jembatan gantung, hanya alatnya yang beda.

Warung makan

Ada sih warung makan, tapi tidak begitu banyak dan  lengkap. Kalau,  mie instan atau cup mie, dan minuman-minuman biasa ,masih ada. Tetapi tidak untuk makanan besar dengan lauk ikan-ikanan seperti halnya pantai yang dekat dengan nelayan pencari ikan. Untuk sekedar pengganjal perut lapar, masih bisa. O ya, disini saya tidak menemukan penjaja souvenir atau oleh-oleh khas pantai ya.. Jadi full hiburan wisata laut.

Baca juga: Info Nasi Box Untuk Wisata

Yang perlu dipersiapkan atau diperhatikan untuk berkunjung ke tempat ini adalah:

  1. Kendaraan yang normal, yang mampu dan sekiranya aman dipakai. Karena lokasi menuju kesana, adalah pegunungan yang dengan jalan naik turun.
  2. Pastikan juga jika sopir sudah canggih dan terbiasa dengan jalan pegunungan.
  3. Bawa bekal makanan, jika takut lapar
  4. Pakaian ganti atau peralatan mandi untuk berbilas
  5. Jangan lupa bawa kamera, buat mengabadikan foto. Karena tempat ini menurut saya sangat indah.

So, sudah ada gambaran tentang Pantai Nglambor, saya aja pingin kesana lagi. hehe… Jadi kapan kamu kesana?

Lokasi Pantai Nglambor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wisata Jogja Pantai Parangtritis Nan Elok

wisata jogja pantai parangtritis

Wisata Jogja Pantai Parangtritis siang itu,  tampak cerah.  Kebetulan saat itu, hari Senin. Berwisata dihari kerja tentunya berbeda dengan weekend atau musim liburan. Yang pasti tidak begitu ramai pengunjung.

Dan justru itu, maka saya lebih bisa menikmati deburan ombak yang begitu menawan. Sungguh, melihat samudra membuat saya merasa kecil dan semakin mengagungkan Tuhan. Biasanya, saya juga tidak turun ke laut walau sekedar untuk basah-basahan. Cukup duduk di bibir pantai sambil memandang keindahannya.

Pantai Parangtritis adalah pantai selatan yang terletak di Bantul Yogyakarta. Jika berangkat dari kota Jogja misalnya dari Malioboro cukup ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit dengan lalu lintas normal, dengan mengendarai motor atau mobil. Pantai ini terkenal dan dipercaya sebagai kerajaan ratu kidul atau Nyi Roro Kidul.

Ombaknya cukup besar, terlebih ketika sedang pasang. Maka jika kamu penggemar renang di laut, lebih baik cukup di bibir pantai saja. Dan selalu perhatikan peringatan dari Tim SAR, untuk menjaga keselamatan.

Tarif retribusi masuknya juga murah.  Tidak lebih dari sepuluh ribu rupiah. Tidak sebanding dengan keindahannya yang luar biasa.

Bagi kamu yang dari luar kota dan berwisata di Jogja, rugi deh, kalau gak mampir di Pantai Parangtritis ini. Yang jelas karena mudah di jangkau.

wisata jogja pantai parangtritis

Apa yang bisa dinikmati di Pantai Parangtritis?

Tentu saja keindahan alami dan ombak yang bergulung-gulung, itu bagi saya sangatlah indah. Di pantai juga, kita bisa menikmati sunrise atau sunset.  Selain itu, untuk menambah hiburan bagi wisatawan, di Pantai Parangtritis ini, juga ada  delman atau ATV yang bisa dinaiki untuk berkelilling di sekitar pantai.  Jika tidak mau kepanasan, banyak pula orang yang menyewakan tenda dengan tikarnya.

Apa fasilitas yang ada di Pantai Parangtritis?

Banyak  warung-warung di pinggir pantai.  Jadi, jika lapar, tidak sulit mencari makanan. Ada juga penjual souvenir, batik pantai, lumayan bisa buat oleh-oleh. hehe… Biasanya juga banyak penjual keliling rempeyek khas Parangtritis yang menawarkan pada para pungunjung.

wisata jogja pantai prangtritis

Baca JugaNasi Box Jogja Hemat Untuk Wisata

Tips Jika Berwisata ke Pantai Parangtritis

Bawa topi. Namanya juga pantai, jika tidak hujan, pasti sangat panas.  Jika kamu suka basah-basahan atau mandi. Jangan lupa membawa peralatan sendiri untuk mandi. Karena di kamar mandi umum terkadang tidak tersedia sabun dan sampo.

Itu tips dari saya, jika kamu yang memiliki tips lain, bisa tambahkan di kolom komentar ya.

Jadi kapan kamu akan pergi ke Pantai Parangtritis?

 

 

 

 

Jalan-Jalan ke Sunmor UGM

sunmor ugm
Foto: dok.pri

 Jalan-Jalan ke Sunmor UGM

Hai sabahat momjogja… Bagi kamu yang sedang menikmati wisata Jogja, bisa mampir ke Sunmor UGM. Lumayanlah sambil olahraga tipis alias jalan-jalan.  Selain dapat sehat, bisa sekalian belanja, atau kulineran sederhana.

Sunmor atau Sunday morning UGM ini sudah menjadi area pasar tiban yang ada di hari Minggu pagi.  Sepanjang kurang lebih satu kilometer, pedagang kaki lima berjualan di sepanjang trotoar.

Menurut cerita dari Pak Suami yang ketika kecil rumah tinggalnya  tak jauh dari lokasi, area kampus UGM ini, dulu setiap minggu pagi, banyak orang melakukan olahraga, jalan-jalan. Seiring berjalannya waktu, moment itu dimanfaatkan oleh para pedagang yang ingin berjualan disana.

Awalnya hanya makanan, lama-kelaman menjadi semakin ramai dan bermacam-macam yang dijual.  Namanya juga sunmor, jadi aktivitasnya juga hanya pagi sampai siang. Beberapa waktu lalu, saya juga menyempatkan kesana lho.

Jadi pagi itu, cuaca memang sedikit tidak bersinar  karena mendung. Hujan baru saja reda, ketika saya menuju ke Sunmor UGM. Tetapi parkiran sepeda motor ataupun mobil sudah memenuhi area  yang disediakan. Itu pertanda pengunjung memang sudah banyak. Akhirnya saya mendapatkan tempat parkir yang agak jauh dari lokasi. Gapapa sih sekalian jalan-jalan, biar bisa langsing… hehe…

Ini nih yang dijual di Sunmor UGM
  1. Pakaian
sunmor ugm
foto: dok.pri.

Ada pakaian rumahan, t shirt, jeans, jilbab bisa ditemukan disini. Saya sih, ketika itu tidak berbelanja itu semua. Karena memang tujuan saya hanya untuk berjalan-jalan dan mencari sarapan.

  1. Asesoris
sunmor ugm
foto: dok.pri

Asesoris hp, pernak pernik asesoris wanita, dompet, topi, ada disini. Ketika jalan, saya malah jadi teringat Malioboro. Bedanya ini di trotoar, kalau Malioboro, pedagang di emperan atau depan pertokoan.

  1. Makanan
sunmor ugm
Jamur Krispi, singkong goreng. Foto: dok.pri

Makanan ringan semacam, otak-otak, tempura, bakso, singkong, jamur krispi juga banyak dijual. Untuk harga makanan disana masih standar pada umumnya alias tidak mahal gitu. Warung-warung tenda yang menyediakan menu sarapan pagi juga ada.

sunmor ugm
Pecel. Foto: dok.pri

Akhirnya pilihan saya jatuh pada nasi pecel. Pagi itu, makanan yang penuh sayuran ini, menjadi menu sarapan pagi saya. Harganya cukup terjangkau, hanya delapan ribu rupiah, sudah plus nasi.  Kalau belum ada yang kusebut, silakan isi di kolom komentar yaa…

Tips Jika Kamu Ingin Pergi Ke Sunmor UGM

Menurut saya pergi dipagi hari, sekitar jam enam, lebih nyaman dibanding datang diatas jam sembilan. Yang pasti, masih belum terlalu panas, jadi lebih nyaman buat jalan-jalan. Selain itu, juga lebih mudah dalam memarkirkan kendaraan, kan belum terlalu penuh, gitu.

Lokasi Sunmor UGM

Sunmor UGM berada di area kampus UGM di Jalan Agro Karang Gayam Depok Sleman. O ya, masuk ke area ini, gratis ya, hanya bayar parkir doank.

Nah, sudah terbersit, untuk jalan-jalan  ke Sunmor UGM?

 

 

 

5 Bulan Bisa di Halaman Pertama Google

SEO
foto: kursuskomputergratis.com

Menembus Halaman Pertama Google Adalah Sebuah Pencapaian

Bisa muncul di halaman pertama Google bagiku adalah sebuah pencapaian. Akhir-akhir ini, saya sering mendapat pesan melalui whatsapp, yang meminta informasi mengenai katering nasi kotak yang saya kelola.  Ada yang sekedar tanya-tanya, itu sudah membuat saya happy. Dan tidak sedikit yang berakhir dengan closing, ini mah happy plus. Hehe…

Saya selalu menanyakan nama, asal, dan darimana memperoleh  nomor saya. Rata-rata mereka mengetahui  dari google. Oh, barangkali karena salah satu artikel di web, ada yang bisa menembus halaman pertama Google. Jika calon konsumen berdomisili di Jogja, berarti sudah tepat sasaran awal. Kena deh…

Tetapi, ternyata calon konsumen  juga berasal dari luar kota. Diantaranya mengatakan akan ada wisata, gathering, rapat, atau suatu event di Jogja,  tempat tinggal saya. Dulu, saya pikir katering jenis ini, pangsa pasarnya terbatas. Ternyata  anggapan yang keliru. Tepuk jidat deh…

Sebelumnya saya tidak mengira, bahwa akan mendapatkan konsumen dari luar kota. Makanan basah yang hanya bertahan selama dua belas jam ini, mana mungkin akan menjangkau sampai jauh.

Kini pemikiran dangkal ini saya bantah sendiri setelah mendapati fakta, banyak orang luar kota juga membutuhkan katering lokal.  Tentunya karena harga bisa menyesuaikan budget dan bisa diatur tak semahal di restoran atau hotel.

Itu adalah sekelumit cerita, bahwa di era digital, berbisnis apapun akan memiliki peluang menjangkau pasar lebih luas. Dan narablog  atau blogger menjadi sangat dibutuhkan sebagai  penyedia informasi bagi nitizen.

Awal Mula Menulis

Berawal dari menulis di Kompasiana pada tahun 2014, saya mulai mengenal dunia blog. Tujuan awal menulis adalah suka. Ya suka saja. Itu juga, yang menjadi jawaban saya, ketika pernah ditanya oleh beberapa orang, tentang alasan menulis.

Suka sama dengan cinta, terkadang tak ada penyebabnya. Datangnya dari hati gaes.  Apapun yang dilakukan dengan cinta, biasanya tak bersyarat. Jika sekarang, ada hasil, misalnya diminta menulis review, atau endors, bagi saya itu adalah bonus dari Tuhan.

Untuk menambah ilmu dan teman yang mempunyai hobi yang sama, yaitu menulis, lantas saya bergabung dengan komunitas-komunitas blogger. Salah satunya adalah komunitas Kompasianer Jogja atau Kjog.  Disana saya semakin mengenal dunia blog.

Merasa enjoy menulis di Kompasiana kala itu, membuat saya tidak begitu tertarik untuk memiliki blog pribadi. Saya merasa sudah mempunyai rumah di Kompasiana. Padahal cuma numpang hehe…

Tetapi akhirnya pada tahun 2017 saya  membuka blog yang niat awalnya untuk  melengkapi usaha saja.  Sayangnya blog itu tidak saya rawat dengan baik.  Tidak punya gegret untuk mengoptimalkannya, karena  menganggap usaha makanan basah pasarnya hanya lokal dan sempit.  Saat itu, artikel-artikel yang saya isikan hanya semacam brosur saja.

Selama setahun, saya tidak menjamah blog itu. Ibarat rumah, sudah menjadi sarang laba-laba. Apakah  blog ini benar-benar tidak berfungsi buat saya? Siapa sangka jika kemudian malah saya anggap sebagai senjata. Baca sampai akhir cerita ya… hehee…

Awal Fokus Mengelola Blog

SEO halaman pertama google
Kelas digital marketing. foto: dok.pri

Minggu terakhir bulan Agustus 2018 adalah hari bersejarah bagi saya. Di bulan itu saya mengikuti sebuah kelas internet marketing di Godean Sleman, tempat tinggal saya.  Kelas itu benar-benar membuka pikiran dan wawasan saya tentang  era digital.  Di situ pula saya membuka blog baru yang saya fokuskan untuk usaha.

Di hari pertama, ketika web dinyatakan sudah aktif, setelah saya cek,  tidak menemukannya di Google.  Padahal saya sudah langsung menuju nama domainnya, tetap saja tidak kelihatan. Mungkin posisi yang tak terkira jauhnya. Terlalu banyak saingan gitu. Saya menanti dengan sabar dan penuh cinta. Weiss romantisnya keluar.

Hari ketiga,  sudah bisa menemukan web saya yang masih kosong itu. Saya mulai mengisi dengan artikel. Pada postingan kelima saya cek di serprobot, posisi web masih not found 100, yang berarti tidak ditemukan di Google sampai dengan artikel ke seratus. Gemes deh…

Hingga artikel ke sembilan, pada web yang berusia dua minggu  saya harus rela ada di posisi 65-70. Saya menyadari kata kunci yang saya gunakan memang banyak pengguna, karena sebelumnya saya sudah mengecek di Google Trends.  Maka saya memang harus berusus panjang alias sabar.

Sampai di akhir pelatihan,  yaitu sebulan setelah web dibuat, artikel berjumlah tiga belas, dan posisi masih sama yaitu 65-70. Asli gemes, pengen ngremes kerupuk… Sebab saat itu, saya ingin setidaknya ada di posisi belasan.

nasi box jogja google trend
nasi box Jogja, keyword pilihanku. foto: dok.pri

Sejujurnya saya merasa tertantang, bagaimana cara agar web  itu bisa ditemukan di halaman pertama google dengan keyword popular yaitu nasi box Jogja. Terlepas dari peningkatan order sebagai imbasnya, keinginan besar saya adalah mendapatkan kepuasan didalam  memanage web untuk bisa muncul di halaman pertama Google.

Meskipun  bukan ahli SEO, Saya mencoba  untuk mencapai keinginan itu. Disini saya akan berbagi, hal berikut ini yang saya lakukan.

Ini Caraku Mencapai Halaman Pertama Google

  1. Memperbaiki konten

Saya mencoba menengok kembali artikel yang telah saya buat. Secara readability dan SEO sudah berwarna hijau. Namun, setelah saya teliti kembali ternyata masih dalam batas minimal. Saya mencoba memperbaiki lagi artikel-artikel yang ada. Walau belum maksimal. Tapi sudah lebih baik dari sebelumnya.

  1. Membagi artikel di media sosial

Sebenarnya setiap penulis juga bisa menilai tulisannya sendiri. Diawal, saya memang tidak membagi artikel  di media sosial, entahlah tiba-tiba saya merasa kurang percaya diri atas artikel tersebut, merasa konten kurang bagus aja.

Seiring perbaikan yang saya lakukan, sayapun membagi artikel  di media sosial. Tidak peduli, akan ada yang baca atau tidak, yang penting saya share, gitu aja. Harapannya, dengan mengshare di media sosial akan menaikkan trafic blog, dengan bertambahnya pembaca.

Dan benar saja, setelah saya cek di Google Analytic, memang ada kenaikan pembaca.

  1. Blog lama menjadi senjata untuk backlink

Ini adalah jawaban atas pertanyaan diatas, ternyata blog lama yang sudah penuh sarang laba-laba  bisa menjadi senjata.  Jadi, sejak November 2018, saya membuka lagi blog lama itu. Saya mengisinya dengan artikel-artikel, yang didalamnya selalu  backling blog baru,  yang  saya harapkan bisa muncul di halaman pertama Google.

Apakah ini benar membuat blog baru saya, menjadi naik traficnya?  Ini hanya perkiraan saya, tetapi memang faktanya setelah saya cek di Google Analytic, pembaca meningkat.

  1. Blogwalking

Saya juga jalan-jalan ke blog teman. Biasanya, mereka akan kunjung balik ke blog saya. Lumayan juga buat menaikkan trafic.  Jadi narablog, memang harus rajin bersilaturahmi ya… hehee…

Dalam 5 Bulan Berhasil Muncul di Halaman Pertama Google

nasiboxjogja.id halaman pertama google
Posisi nasiboxjogja.id saat saya menulis artikel ini. Foto: dok.pri

Karena saya bukan pakar SEO, sehingga yang saya lakukan adalah hal-hal sederhana diatas. Dan sekarang dalam usia 5 bulan, blog baru   nasiboxjogja.id sudah berhasil muncul di mesin pencari google di halaman pertama, meskipun masih pada posisi naik turun 4-9.  Siap lanjutkan perjuangan…hehe..

Bagi saya, pencapaian ini bernilai lebih dari sekedar materi. Saya merasa bangga untuk diri saya sendiri, bisa memanage web hingga muncul di halaman pertama. Karena apalah saya, hanya seorang emak yang sejujurnya gaptek. haha

Resolusi Blog di Tahun 2019

Apakah menembus  halaman pertama Google, telah membuat saya puas? Jawabnya belum, karena meskipun di halaman pertama tetapi saya belum  rangking 3 besar. Yeah,  kayak anak sekolah saja. Hehe… Ini nih, meskipun emak-emak, semangat tetap tinggi.

Dan saya sangat menikmati perjuangan untuk menembus halaman pertama Google ini. Tantangan yang indah dan menyenangkan. Dan begitu tercapai, kepuasannya tak bisa diungkapkan. Haha…

momjogja.com
foto: dok.pri

Dan karena suka dengan tantangan mencapai halaman pertama Google,  ini juga yang menjadi alasan saya membuat blog momjogja.com.  Tentunya disamping keinginan untuk berbagi cerita seputar Jogja. Bisakah blog ini mencapai  halaman pertama Google di bulan ke- 6? Will see later. Hanya Tuhan yang tahu.

Sejujurnya, saya memiliki banyak keinginan di tahun 2019, beberapa sudah saya tulis disini. Namun khusus berkaitan dengan blog, resolusi utama saya adalah:

  1. Belajar untuk terus memperbaiki dan membuat konten yang berkualitas.
  2.  Mempertahankan dan atau terus mengembangkan nasiboxjogja.id
  3. Membuat momjogja.com bisa muncul di halaman pertama Google di tahun 2019
  4. Ingin rajin menulis.

Keinginan yang sederhana, tapi harus diperjuangkan disela aktivitas sebagai ibu rumah tangga, berkegiatan sosial, dan mengelola usaha yang terkadang cukup menyita waktu. Minta doanya semoga tercapai yaa…

Kesimpulannya adalah di era digital ini, semua orang ingin mendapatkan kemudahan, dalam memperoleh berita. Gawai menjadi senjata ampuh untuk mengakses informasi apapun. Maka demi memenuhi kebutuhan nitizen, narablog yang memberikan konten yang informatif, bermanfaat, dan berkualitas menjadi sangat penting keberadaannya. Bangga ya, menjadi narablog.

 

*Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog nodi

 

 

 

 

 

 

 

 

Wisata Jogja | Ke Malioboro Yuk

Wisata Jogja | Ke Malioboro Yuk

Saya lahir dan besar di Jogja. Dan sampai sekarang pun saya tetap tinggal di daerah istimewa ini. Hanya saja rumah saya, ada di luar ringroad yang melingkari kota Jogja. Agak pinggiran, sedikit ndeso sih, tetapi masih bisa menjangkau Malioboro dalam waktu 20 menit dengan kendaraan roda dua. Itu normalnya, jika lalu lintas sedang macet, mohon jangan dipertanyakan akan berapa lama, hehe…

Dulu, sekolah menengah saya  tak jauh dari Malioboro, sehingga jalan-jalan menyusuri Malioboro juga sering saya dan teman-teman lakukan. Dan biasanya  kami duduk-duduk di bawah pohon beringin atau pohon palem di depan Gedung Agung, setelah berjalan dari sepanjang Malioboro. Ahh, mengingat masa SMA jadi berasa muda, haha…

Ada lho, yang bilang, belum lengkap ke Jogja, kalau belum berkunjung ke Malioboro. Maka tempat ini menjadi tujuan utama jika berwisata ke Jogja. Dan sekarang saya juga  ingin bercerita tentang Malioboro, tentunya sembari bernostalgia, hehe…

Bagi kamu yang tinggal di Jogja, mungkin sudah tak penting membaca artikel saya ini, sebab bisa jadi sudah setiap hari pergi ke Malioboro. Tetapi bagi yang berasal dari luar, dan ingin pergi ke Jogja, silakan melanjutkan untuk membacanya.

Malioboro itu sebenarnya nama jalan yang sisi kanan dan kirinya adalah pertokoan. Jalan ini sepanjang kurang lebih 2 km. Di depan toko, banyak juga orang berjualan mulai dari batik, assesoris, souvenir, maupun makanan. Intinya disini kamu,bisa belanja apa aja, yang bisa  dibawa pulang  untuk oleh-oleh. Banyak dijual barang-barang khas Jogja disana.

Selain itu, disini juga bisa berwisata kuliner gudeg, terutama pada saat malam hari. Biasanya mulai jam 4 sore, banyak pedagang kaki lima yang menjajakan gudeg dan aneka lauknya.

Kamu juga bisa membeli sate kere alias sate yang bahannya gajih sapi, di trotoar jalan Malioboro ini. Entah siapa yang dulu pertama kali menamainya dengan sate kere, mungkin karena bahannya bukan daging, dan berharga jauh lebih murah, sehingga dinamakan sate kere. Saya cuma menebak aja sih.. hehe..

Lokasi Instagramable

malioboto
foto: dok.pri

 

Hari gini, orang dikit-dikit selfie atau welfie. Ada yang memang hobi fotografi, ada juga yang cuma  iseng. Dan banyak pula yang bertujuan untuk mengabadikan kenangan, kemudian memajang di akun media sosialnya, buat update status gitu.

malioboro
foto: dok.pri

Malioboro ini bagus buat foto-foto. Mau dengan backgound pertokoan, delman, becak, lampu khas Jogja, atau sekedar duduk-duduk di kursi yang telah disediakan di trotoar. Mau coba?

Lokasi malioboro

Lokasi malioboro sangat mudah ditemukan, bahkan bagi kamu yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jogja. Lokasi yang berada di tengah kota, memudahkan bagi siapa saja untuk berkunjung disana.

Jika kamu ke Jogja dengan kereta api, setelah turun di stasiun tugu Jogja, tinggal berjalan ke arah selatan dengan jarak hanya beberapa meter. Tidak sampai membuat kamu lelah,  sudah bisa mencapai jalan Malioboro.

Apabila menggunakan bus  dan turun di terminal, bisa langsung naik trans Jogja.  Jika masih bingung juga silakan menggunakan aplikasi ojek online yang bisa mengantarkanmu ke tempat tujuan dengan aman.

Mudah kan menemukan malioboro?

Tips Jika Berkunjung ke Malioboro

  1. Jika kamu membeli barang di perko atau emperan toko, perhatikan, apakah harga sudah pas atau masih bisa ditawar. Sebaiknya, kamu menanyakan terlebih dahulu. Kalau masih bisa di tawar, maka selalu tawar dengan harga yang menurut kamu pantas.  Selalu lakukan dengan sopan ya… Tentunya ini tak hanya di Malioboro. Dimanapun kalau kita sopan, orang lain juga akan menghargai kita. Kalau  masih khawatir tentang harga yang kemahalan, kamu jangan beli langsung dalam jumlah banyak. Belilah satu dulu, kemudian jika ingin membeli lebih,  bisa menawar di tempat lain, siapa tahu lebih murah. Kalau terlanjur menawar dan penjual memperbolehkannya, maka tetaplan jadi membeli, kalau tidak, ntar kamu bisa kena marah penjual, sebab terkesan mempermainkan penjual. Masih takut juga jika dapat harga yang yang tidak sesuai maumu. Maka alternatifnya adalah ke toko yang memiliki harga pas.
  2. Jika kamu ingin membeli makanan, sebaiknya bertanya ke penjualnya sebelum memutuskan untuk membeli. Mengetahui diawal tentang jenis makanan  dan harganya adalah lebih baik. Hal itu untuk  mengantisipasi agar kamu tidak mendapatkan harga yang tidak sesuai dengan yang kamu inginkan. Selalu lakukan dengan sopan, agar penjual tidak tersinggung ya.
  3. Jika kamu kemalaman dan terpaksa harus menginap. Di sekitaran Malioboro, juga banyak hotel atau penginapan, dari harga yang murah sampai mahal. So, di Jogja kamu bisa nyaman.

Jadi, kapan kamu ke Jogja?

 

Wisata Jogja | Malam Pergantian Tahun Baru 2019 di Tugu Jogja

WIsata Jogja
Suasana menjelang tahun baru 2019 di Tugu Jogja

Wisata Jogja | Menyambut Tahun Baru 2019 di Tugu Jogja

Menyambut tahun baru 2019 kali ini, saya meluangkan waktu di tugu Jogja. Bersama ribuan orang yang dengan tertib dan damai duduk bersama di perempatan tugu.

Semua bertujuan sama, yaitu menyambut tahun baru. Entah siapa yang menyulut kembang api. Faktanya begitu pukul 00.00 kembang api yang dinyalakan begitu banyak.

Tahun baru dan tahun lama sejatinya tak ada bedanya. Tapi mengapa banyak orang merayakannya. Mungkin adalah wujud syukur , kita masih diberi panjang usia.

Saya sendiri, baru kali ini menyambut tahun baru di Tugu Jogja. Padahal saya asli Jogja lho. Itu dikarenakan banyak spot yang lain juga yang digunakan masyarakat untuk menunggu bersama datangnya tahun baru.

Dihari-hari biasa Tugu Jogja ini hampir setiap malam, banyak yang ada disitu. Ada yang sekedar duduk-duduk. Namun, banyak pula yang selfi  welfie dengan background Tugu Jogja. Tugu Jogja sering dipakai sebagai simbol Jogja.

Tugu Jogja sering digunakan sebagai simbol kota Jogja. Itu sih jawaban sederhananya. Tugu ini terletak di perempatan  ke barat, Jl. Diponegoro, ke timur adalah Jalan Jendral Soedirman, ke utara yaitu Jalan AM Sangaji dan ke selatan adalah Jalan Margo Utomo (dulu Jalan Mangkubumi).

Barangkali tahun depan, kamu ingin menyambut tahun baru disini?
Kalau kamu punya cerita tentang malam tahun barumu, boleh lho isi di kolom komentar.

Langkah Sederhana Wujudkan Resolusi 2019

Resolusi 2019
Foto: pinterest.com

Semangat Resolusi 2019

Sebelumnya, saya pikir akan mengawali mengisi blog ini di awal tahun 2019, tapi tak apalah sebagai pemanasan dalam menulis artikel. O,ya terlebih dahulu perkenalkan blog baru saya ini, silakan klik disini untuk mengetahui sekilas tentang saya. Mohon doa restunya yaa… Saya juga mengucapkan terimakasih untuk Pak Edi, yang telah membantu saya dalam dunia digital marketing dan website.

Ngomong-ngomong, sudah di penghujung tahun  nih… Tinggal beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun baru 2019. And will say good bye 2018.  Tetapi untuk saya sendiri,  masih banyak yang belum tercapai.  Musti semangat  resolusi 2019 untuk meraih mimpi…ceileee… serius banget…

Berbahagialah bagi yang juga masih punya mimpi. Itu bukti hidupmu masih berwarna, sebab mimpi adalah keinginan yang masih bertengger di otak kita. Bayangin deh, kalau kamu sudah tidak memiliki angan atau impian. Hidup akan terasa hampa. Gak indah banget. Iya gak sih?

Tahun Baru, Harapan Baru, Resolusi 2019

Berbicara tentang resolusi. Saya memiliki banyak impian yang ingin saya capai di tahun 2019.  Namun dari sekian  banyak itu, saya menyaring lagi  menjadi tiga hal yang menurut saya lebih utama.

Tiga hal yang menjadi target resolusi 2019 saya ini adalah:

  1. Mengembangkan usaha yang telah ada, yaitu katering.
    nasi box jogja
    foto: nasiboxjogja.id

    Hal yang saya tempuh adalah mengoptimalkan pemasaran  melalui digital. Media sosial instagram juga menjadi jembatan untuk mengupdate informasi mengenai katering ini. Kamu bisa follow instagram kami disini. Sampai di penghujung 2018 ini, pemasaran baik offline maupun online, memang belum maksimal. Maka resolusi 2019 adalah pengembangan pemasaran yang optimal.

2. Ngeblog Aktif

resolusi 2019
foto: pixabay.com

Sudah sejak 2014, saya menulis di blog Kompasiana. Kemudian memanage www.rejekinasibox.blogspot.com juga www.nasiboxjogja.id. Tetapi, jujur saya belum konsisten menulis secara rutin.

Makanya, ngeblog aktif menjadi  resolusi 2019 bagiku, karena menulis di blog  selain menyenangkan juga menambah penghasilan. Sayatelah menulis alasan mengapa saya ngeblog disini. Melalui www.momjogja.com ini, saya ingin mengawali tahun 2019 dengan menulis lebih aktif. Doa’in yaa… saya bisa konsisten.

3. Menjadi Reseller

foto: tranyar.co.id

Saya mempunyai keinginan untuk menjadi reseller yang  bisa dikerjakan dengan cara digital marketing, sembari saya ngeblog dan bermedia sosial. Namun, sampai saat ini belum ada yang cocok. Barangkali kamu ada ide, tulis di kolom komentar yaa…

Langkah Sederhana Mewujudkan Resolusi 2019

1. Niatkan Dengan Tulus

Bagi saya, niat itu amat penting sebelum kita mengerjakan sesuatu. Niat yang kuat harus seiring dengan tindakan atau action.  Niat tanpa tindakan yang nyata, sama saja mimpi disiang bolong. Begitu pula action dapat niat, serupa jalan tanpa arah. Hanya asal mengerjakan, tanpa target atau tujuan yang jelas.

2. Upayakan mengusir rasa malas

Kemalasan adalah penghalang paling kuat terhadap kemajuan kita. Cara mengatasinya adalah dengan mendekat kepada teman-teman dan bergabung dalam komunitas yang positif yang memiliki kesamaan misi, hobi, atau profesi. Dengan sendirinya kita akan terbawa arus semangat dari teman sekomunitas. Disana banyak ilmu dan teman, yang tentu saja bisa saling bersinergi  untuk kemajuan bersama.

3. Jalani Penuh Semangat Setiap Hari

Tetap kerjakan yang terbaik penuh semangat meskipun belum menuai hasil yang sesuai diinginkan. Pokoknya, jangan menyerah, kayak lagunya dMasif  hehe… Selalu ada hasil dibalik proses. Kapan kita akan bertemu dengan sesorang yang akan berpengaruh dan memberi keuntungan untuk usaha kita? Hanya Tuhan yang tahu.

Itu resolusiku di tahun 2019, semoga dapat tercapai. Mungkin berbeda dengan sahabatku Mba Sapti, Mba Riana,  atau Mba Vika  atau teman-teman yang lain yang tidak saya sebut disini. Bolehlah, kalian isi resolusimu di kolom komentar, barangkali bisa juga menginspirasiku.

Selamat Menyongsong Tahun Baru 2019